XL Axiata-Ericsson Indonesia ujicoba teknologi 5G




Seo Dulu - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerjasama dengan Ericsson Indonesia
menyelenggarakan ujicoba teknologi 5G outdoor di halaman luar Grha XL,
di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/4). Uji coba tersebut sebagai bentuk persiapan terhadap tren teknologi baru.

Selain persiapan teknologi baru uji coba yang dilakukan XL guna mengetahui keunggulan yang terdapat pada teknologi 5G.

"Sebagaimana
diperkirakan, teknologi 5G akan mulai bisa diimplementasikan secara
global pada 2020, berarti tinggal sekitar 3 tahun lagi, bahkan bisa
lebih cepat lagi, karena saat ini pertumbuhan pelanggan/penggunaan
layanan 4G sangat cepat sekali diluar prediksi kita semua," kata
Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini.

Dian menambahkan,
bahwa inovasi teknologi akan terus berkembang dengan cepat. Karena itu,
XL Axiata melakukan berbagai persiapan di segala aspek baik teknis
maupun bisnis, termasuk kesiapan ekosistem untuk infrastruktur, sumber
daya manusia, dan juga pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat
teknologi 5G.

Sementara itu, Presiden Direktur Ericsson Indonesia
dan Timor Leste, Thomas Jul mengatakan uji coba bersama XL tidak hanya
bukti bila Ericsson sudah bergerak ke generasi (teknologi) berikutnya,
tetapi juga menunjukkan kesiapan jaringan yang ada untuk mendukung 5G.

"Demonstrasi
hari ini, dengan XL Axiata, juga menandai sebuah tonggak penting dalam
mewujudkan visi pemerintah Indonesia untuk Digital Indonesia di
tahun-tahun mendatang," sebut Thomas.

Selain itu, uji coba
jaringan 5G ini bertujuan mendalami aspek teknis teknologi 5G, meliputi
pemasangan antenna radio, BTS serta uji coba teknis. Untuk perangkat
baseband di jaringan XL Axiata.

Mekanisme ujicoba yang dilakukan
adalah dengan menempatkan perangkat radio 5G. Uji coba dilakukan untuk
mendemonstrasikan keandalan teknologi ini dalam tingkat kecepatan yang
jauh melebihi 4G dengan tingkat latency yang sangat rendah. Perangkat
yang akan digunakan adalah base station 5G, sistem pemancar radio
berbasis teknologi 5G dengan teknologi Antenna Integrated Radio, user
equipment 5G, dan sarana pendukung lainnya.



Source : Merdeka

Komentar