Seo Dulu - Kartu kredit sudah menjadi kebutuhan bagi
sebagian dari masyarakat. Sebagian orang sudah familiar dan menganggapnya sekadar
alat pembayaran. Namun, ada pula yang masih enggan menggunakannya karena
takut terjerat utang.
Ada beberapa keuntungan sebenarnya jika
memiliki kartu kredit. Tak hanya lebih mudah dalam melakukan transaksi
pembayaran, kartu kredit dapat membantu dalam mengelola arus kas.
Misalnya, saat ada kebutuhan pembelian barang atau pembayaran sebelum
penghasilan bulanan masuk, kartu kredit dapat digunakan untuk menalangi.
Selain itu, banyak pula tawaran cicilan tanpa bunga yang
diberikan penerbit kartu dapat dimanfaatkan untuk meringankan pembayaran
dan mengatur kas lebih baik.
Kartu kredit juga sering menawarkan
promo potongan harga yang cukup menarik. Serta dapat berbelanja dimana saja,baik secara online maupun offline. Namun, tentu sebaiknya
dimanfaatkan dengan bijak sesuai kebutuhan.
Tak hanya
mendatangkan maslahat, kartu kredit juga dapat mendatangkan mudarat jika
tidak dikelola dengan bijak. Anda bisa terjerat utang, seperti yang
banyak dikhawatirkan orang.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Kartu Kredit
(AKKI) Steve Marta menyebut disiplin menjadi kunci dalam mengelola kartu
kredit. Untuk menumbuhkan disiplin tersebut, pemegang kartu harus
menganggap kartu kredit sama seperti halnya uang tunai.
"Penting
bagi pemegang kartu untuk sadar bahwa kartu kredit ini hanya pengganti
uang tunai," ujar Steve
Dengan
menganggap kartu sebagai pengganti uang tunai, maka nasabah seharusnya
dapat menggunakan kartu secara bijak sesuai dengan kebutuhan. Nasabah
juga harus sadar dengan kemampuannya dalam membayar tagihan yang akan
datang nantinya saat ingin melakukan transaksi.
Steve
menjelaskan, pemegang kartu sebenarnya diuntungkan karena dapat menunda
pembayaran transaksi hingga ditagihkan bank, tanpa harus membayar bunga.
Namun, untuk itu, nasabah perlu disiplin melunasi tagihan sebelum jatuh
tempo.
Jika membayar tepat waktu, Anda hanya perlu
membayar transaksi yang dilakukan dengan kartu kredit, materai, dan
biaya administrasi kartu. Namun, jika membayar lewat jatuh tempo, maka
Anda juga akan dikenakan denda sekaligus bunga.
Saat ini, denda
yang dikenakan penerbit kartu kredit sesuai aturan Bank Indonesia adalah
tiga persen dari total tagihan dengan maksimum denda Rp150 ribu.
Sementara itu, bunga kartu kredit maksimum 2,25 persen per bulan atau
26,95 persen. Perlu diingat pula, perhitungan bunga kartu kredit
dilakukan sejak transaksi dicatatkan oleh bank, bukan sejak tanggal
jatuh tempo.
Pembayaran kartu kredit secara disiplin juga
akan membuat reputasi Anda dihadapan bank menjadi baik, terlebih bagi
Anda yang belum pernah mengajukan kredit lainnya kepada bank. Dengan
demikian, jika Anda membutuhkan kredit lainnya, seperti Kredit Pemilikan
Rumah (KPR) atau Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Anda bisa mendapat
bunga yang lebih rendah. Pasalnya, bank dapat menilai risiko Anda,
berbeda jika Anda sama sekali belum memiliki catatan kredit pada bank.
Sebaliknya,
pembayaran kartu kredit yang tidak disiplin akan membuat reputasi Anda
dihadapan bank menjadi buruk. Akibatnya, Anda dapat dikenakan bunga
lebih tinggi saat akan meminjam kredit lain karena dinilai berisiko.
Steve
menjelaskan, kartu kredit sebenarnya juga menguntungkan nasabah dari
sisi keamanan dana. Pasalnya, menurut Steve, dana yang ada pada kartu
kredit merupakan dana bank. Berbeda dengan kartu debit, yang menggunakan
dana nasabahnya sendiri saat bertransaksi.
"Jadi kalau ada
masalah transaksi di kartu kredit, dana bank yang tertarik dan nasabah
tidak perlu membayar dulu. Beda dengan kartu debit, yang didalamnya ada
dana nasabah," terangnya.
Kemanan transaksi kartu kredit di
Indonesia saat ini, juga sudah selangkah lebih maju dari kartu debit.
Kartu kredit, saat ini telah menggunakan teknologi chip yang lebih aman. Adapun kartu debit, saat ini tengah memasuki tahap migrasi dari teknologi pita magneitik (magnetic stripe) ke chip.
"Tapi
memang ada sebagian masyarakat yang masih takut pakai kartu kredit
karena masalah disiplin, sehingga lebih nyaman gunakan kartu yang
langsung terpotong dari rekeningnya," ungkapnya.
Nah, sekarang kembali pada Anda. Jika merasa butuh dan dapat mengelola dengan baik, silahkan ajukan kartu kredit.
Terima kasih,semoga bermanfaat. Jangan lupa share ya..

Komentar
Posting Komentar